Archives for posts with tag: Ubuntu

Belakangan ini sedang aktif dalam mengoprek wordpress. Tidak ada alasan khusus, hanya hobi pekerjaan saja sebenarnya. Kali ini saya ingin membagikan tutorial pemasangan wordpress multisite pada ubuntu 14.04 LTS. Perlu diketahui sebelumnya, bahwa pada apache terbaru terdapat beberapa perubahan dan perbedaan. Mungkin sudah banyak yang tahu, beberapa diantaranya folder default untuk menyimpan aplikasi web kita atau sering kita kenal dengan localhost dulu berada pada var/www/ dan sekarang berpindah pada var/www/html saya sendiri sempat kebingungan karena tidak bisa mengakses aplikasi web saya :p.

Oke kita lanjutkan, sebelumnya kalian harus sudah memasang wordpress. Saya tidak akan menjelaskan proses pemasangan wordpres secara panjang kali lebar. Kalian bisa langsung mengunduh wordpress di laman wordpress.org kebetulan penulis menggunakan wordpress versi 4.0. Read the rest of this entry »

Dari judulnya pasti pembaca beranggapan ini soal pacar, tapi disini bukan soal itu lho :D. kalimat tersebut merupakan ungkapan untuk kepindah OS GNU/Linux yang ane gunakan sekarang. Pertama kali kenal OS GNU/Linux pas kelas 2 SMK dulu kenalnya IGOS ama Ubuntu, trus waktu itu masih bisa request CD ke shipit jadi menurut ane dari situ lah awal mula perkembangan ubuntu dimulai.

Banyak yang beranggapan kalo ubuntu itu lebih mudah n simple, kalo menurut ane sih semua berawal dari kebiasaan aja. Dari perkenalan awal tersebut akhirnya ane make ubuntu. Tapi dari tahun ke tahun ubuntu berkembang dengan sangat pesatnya, ini juga merupakan sumbangsih dari komunitas pemakainya. Namun dari semua itu kini ubutnu sudah mulai melenceng dari jalur awalnya (menurut ane lho ini).

Dan saya pun merasa kecewa dengan performa yang ada meskipun kita kini dimudahkan sekali, akhirnya saya berpindah alias migrasi dari ubuntu ke ibunya ubuntu : yakni debian. Meskipun ubuntu merupakan turunan debian tapi lumayan banyak juga perbedaan yang ada. di awal saya agak kerepotan juga belajar dari awal kayaknya 😀 tapi akhirnya saya pun merasa lebih enjoy dengan debian sekarang :D.

Kebetulan saya memakai Debian 6 a.k.a Squeeze