Sehubung dengan kasus domain yang kehapus. Saya ingin merepost hal yang penting dan merupakan dokumentasi wajib. 😀

BraderJumat, 27 Desember 2013. Sekitar pukul 07.30 pagi itu telepon genggamku yang jadul dan kadang speakernya rusak itu bergetar dengan kerasnya. Dengan mata yang masih sembab dan berat kulihat Telepon genggamku itu, 3 kali panggilan tak terjawab dan selang beberapa detik kembali ada panggilan masuk. Terdengar suara dengan tangis tersendu-sendunya menanyakan keaadaan seorang sahabatku, aku yang masih sedikit bermimpi dan ngelantur menjawab dengan santainya. aku belum menyadarinya bagaimana keadaan sahabatku tersebut yang ternyata sudah meninggal dunia, Innalillahi wainnailaihi rojiun.

Padahal malam harinya kau masih bercanda melalu pesan singkat denganku. Aku masih ingin menuliskan kisah kita, masih banyak harapan dan cita-cita yang belum kita raih. Sekarang aku malah harus menuliskan kisahmu yang harus pergi meninggalkan kami untuk selamanya. Entah mau dibilang alay, lebay, atau pun kurang kerjaan. Tapi aku ingin sekali menuliskan kisah kami, aku dan sahabatku. Semua kisah gila kami, cita-cita kami, hal-hal konyol, suka, duka. Mungkin akan sangat panjang jika di tuliskan semuanya.

Muh. Nurul Hakim seorang anak dengan kebodohannya, dari kesukaan terhadap game, pilm, anime yang mempertemukan kami. Tidak hanya kami orang-orang bodoh lainnya zaki, nawa, alvian, aziz. Perkenalan kami di mulai sejak kami duduk di sekolah dasar, pada saat itu sebuah Playstation 1 yang kami mainkan bersama. Beberapa game favorit seperti harvest moon, yu-gi-oh, dragon ball, dll. Dan sampai duduk di bangku sekolah menengah pertama kisah ini berlanjut, karena posisiku yang saat itu sekolah dan kuliah di luar kota kisah ini bersambung.

Reuni 2011

Sekitar tahun 2011 ada reuni akbar sekolah menengah kami, disini awal pertemuan dengan teman-teman. Secara tidak sengaja membicarakan game DotA. Zaki, Mente, Alvian, Nawa, beberapa orang bodoh lainnya. Kebetulan awal mengerti DotA diajak temen SMK, dan aku kenalkan ke nawa yang kebetulan juga satu SMK denganku. Nawa pun memperkenalkannya ke nurul, dan nurul perkenalkan ke anak-anak di desa. Bisa dikatakan permainan DotA bisa sebesar dan sepesat ini di desa kami adalah berkat dia 😀.

Secara tidak langsung aku bisa mengatakan kau adalah sosok leader, pemimpin bagi kami. Semua hal kau yang selalu memberi komando. Tidak hanya maen game, rujakan dengan cabe 100 biji haha bayangin aja besonya perut masing-masing gimana, bakaran apa saja termasuk rumah juga –“, bro kita belum sempet bakaran sosis lo, dan beberapa kegiatan bego lainnya. Entah dengan kepergianmu anak-anak akan seperti apa, siapa lagi yang akan mengumpulkan mereka. DotA-an di rumahmu, rujakan di rumahmu, musim mangga ke rumahmua, hampir semuanya.

Kisah game kita berlanjut ketika teman-teman mulai memainkan game Seal indo. aku sering menceritakan kisah master guild ku di game, akhirnya kau pun mulai memainkannya sebuah char kece Apprentice [Bomber] Bakolakek pun terlahir, char GG kata anak2 server elios 😀.

Entah kenapa hampir semua hal mengingatkan ku pada sosokmu, hal sesimpel spongebob saja sebuah kata-kata keramat “Anggota club” dan kau teruskan dengan ululululu, kalimat juple dalam film 5cm yang biasa kau ucapkan “g-string ple g-string” masih teriang di telingaku, berangkat ngopi ke mbak nurul setiap hari apalagi hari minggu sambil liatin cewe-cewe pergi ke PP, Kerumah arip saat malam hari ketika kau tidak menjaga warnet, jangn lupa juga menanyakan kopikap ke arip dan mbak janah ya,  ngambil uang di ATM, inget gak ketika aku gak bisa anter ke ATM dan ternyata kamu berangkat ke ATM dengan sepupumu, kamu bilang ke sepupumu kalau mesin ATM itu uangnya habis padahal kamu gak bisa memasukkan kartunya. haha. Sharing tentang anime, film, game, nitip download lagu, kamu belum selesai mengajari dan mengajakku bermain basara, mengajak rujakan, mengajakku ngopi sambil lihatin cewe-cewe.

Maaf kawan, selasa di saat kau mulai sakit parah aku tidak bisa meluangkan waktuku, kamis malam pun aku masih ada acara. Meski masih sempat bercanda lewat pesan singkat namun tetap saja. Entah kenapa semua penyesalan selalu datang terlambat. Gambaran-gambaran tentang kepergianmu pun muncul melalui asumsi-asumsi konyol kadang bodoh. Mulai dari nama FB mu menutup mata sejenak, foto di ruang tamu rumahmu yang mendadak kau copot, aku sempat menanyakannya dan kau pun menjawab dengan santai seperti biasa “gapapa kok pakde”. sampai update status terakhirmu 16 Deserber 2103 pukul 08.19.

 

Padahal 22 Desember kau tepat berumur 20 tahun, kepala ini serasa penuh entah mau menulis apa lagi, kenapa kau pergi terlalu cepat. Aku mengantarmu membeli nasi krawu salah satu kesukaanmu untuk memperingati hari spesialmu itu. Maaf, di saat-saat terakhirmu aku tidak bisa meluangkan waktuku sepenuhnya.

Candaanmu tentang kematian kini menjadi kenyataan, air mata ini tidak ada habisnya menetes.

Selamat tinggal (We love you my brother you’ll always in my heart)

tidur yang lelap (Even now and forever we’ll always one blood)

mimpi yang indah (Hope God give you heaven, may God be with you)

selamat jalan

Rest In peace sahabatku, temanku, saudaraku, adikku, nurul, bakolakek, kucing We’ll Miss You

We'll Miss You

We’ll Miss You

Advertisements